Richard Matthew Stallman

Richard Matthew Stallman (RMS) lahir di Manhattan pada tanggal 16 Maret 1953 dari pasangan Alice Lippman dan Daniel Stallman. Richard Stallman adalah tokoh sentral Free Software Foundation, pendiri Proyek GNU serta pencetus hak lisensi copyleft dan konsep ini diabadikannya dengan lisensi General Public License (GPL). Berikut adalah Photo Stallman.

Richard Stallman
Richard Stallman

Software GNU yang diciptakan oleh Richard Stallman seperti teks Emacs, debugger GDB dan kompiler GNU (GCC) merupakan bagian terpenting pada proyek GNU secara keseluruhan.

Tahun 1960-an merupakan era Personal Computer (PC). Kesempatan pertama yang didapatkan Stallman untuk mendalami komputer saat ia duduk di bangku sekolah menengah pertama (junior high school). Stallman menghabiskan masa liburannya setelah menyelesaikan sekolah menengah pertama untuk menulis program pertamanya.

Bahasa pemrograman yang digunakan pada waktu itu adalah PL/I pada komputer IBM 7094. Tahun 1974 Stallman meraih gelar BA pada bidang fisika di Hardvard University.  Selama menjalani masa perkuliahan di Hardvard University,  Stallman juga bekerja sebagai staff hacker di laboratorium AI MIT.

Tahun 1984 Stallman mengundurkan diri dari MIT untuk mencurahkan perhatian sepenuhnya terhadap proyek GNU sehingga akhirnya tidak dapat menyelesaikan program doktoral yang diikutinya. Namun demikian , Stallman telah mendapatkan 3 gelar Doctor Honories Causa (HC) dari beberapa universitas di dunia.

Selain itu, Stallman juga sempat menjabat sebagai Asisten Laboratorium Biologi di Universitas Rockefeller. Berkat kemampuan analisis yang sangat tinggi membuat kagum pimpinan laboratorium tersebut. Hal lain, yang membuat pimpinan lab terkagum-kagum pada diri seorang Stallman karena latar belakang pendidikannya selama ini bukan dalam bidang Biologi melainkan matematika dan fisika.

Linus B. Torvalds

Linus Torvalds lahir pada tanggal 28 Desember 1969 di Helsinki-Finland. Saat berusia 10 tahun Linus Torvarlds sudah mulai menulis mencoba membuat program pada komputer Commodore VIC-20 milik sang kakek.

Linus Torvalds, Santa Fe, New Mexico, 2016.

Tahun 1991 Torvalds tercatat sebagai mahasiswa ilmu komputer di University of Helsinki, Finland. Di tahun yang sama Torvalds membeli sebuah komputer (PC) dengan MS-DOS sebagai sistem operasinya. Namun, Linus Torvalds sendiri lebih menyukai menggunakan operating system (OS) Unix yang  digunakan di departemen ilmu komputer tempat ia menuntut ilmu.

Linus Torvalds kemudian membuat sistem operasi varian Unix untuk digunakan pada komputer miliknya. Setelah kernel Linux (Linus’s MINIX) rampung, Linus Torvalds kemudian mengirimkan e-mail ke Internet untuk memberikan informasi bahwa telah tersedia sebuah sistem operasi gratis beserta kode sumbernya. Berkat kestabilan Linux yang jarang mengalami crash membuat para vendor perusahaan ternama mengumumkan rencananya untuk mendukung Linux sebagai sistem operasi alternatif MS-Windows.