Sejarah Sistem Operasi

Sistem operasi apa yang saudara ketahui ? Jawabannya mungkin : Ms DOS, Windows, Linux, Macintosh. Sistem operasi diatas merupakan contoh-contoh sistem operasi untuk komputer pribadi yang populer dalam dasawarna terakhir ini.

Sesungguhnya, masih banyak sistem operasi lain yang berjalan pada berbagai platform komputer, baik dari yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil. Contoh adalah sistem operasi untuk minicomputer seperti OS/360, sistem operasi untuk server jaringan seperti Windows 2003 server, UNIX Netware, dan sistem operasi realtime untuk sistem multimedia seperti VxWorks dan QNX.

Selain itu, sistem operasi dapat ditemukan pada peranti yang berukuran kecil seperti palmtop atau PDA (personal digital asistant), seperti sistem operasi PalmOS, Windows CE dan Symbian. Sistem operasi juga terdapat pada embedded system seperti televisi, microwave, maupun telepon seluler. Embedded system  merupakan sistem yang menggunakan pengontrol mikro, bentuk minimal dari komputer, untuk mengendalikan kerja perantinya. Bahkan sistem operasi dapat pula ditemukan pada smart card memiliki prosesor dan memori didalamnya. Beberapa smart card menggunakan JM (Java Virtual Machine) sebagai sistem operasinya.

Sistem operasi yang ada hari ini merukapakan suatu hasil evolusi yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan arsitektur perangkat keras komputer selama bertahun-tahun. Sistem komputer digital yang pertama dirancang oleh Charles Babbage (1792-1871), seorang ahli matematika Inggris. Seumur hidupnya, dia berusaha membangun mesin analitis menggunakan peranti mekanik berupa gigi dan roda. Sayanya teknologi pada generasinya tidak memadai untuk mewujudkan impiannya.

Generasi I (1945-1955) : Tabung Vakum dan PLUGBOARDS

Suatu kemajuan berarti pada masa awal pengembangan sistem komputer terjadi sekitar tahun 1940-an, dengan dibangunnya suatu mesin penghitung oleh kelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Howard Aiken dan John Von Neumann. Awalnya komputer dibangun menggunakan relay mekanik, tetapi kemudian diganti dengan tabung vakum. Sebagai perbandingan, mesin yang fungsinya kurang lebih seperti kalkulator biasa ini beroperasi dengan kecepatan jutaan kali lebih lambat dibanding komputer biasa dewasa ini. Namun mesin ini membutuhkan ruang sebesar ruangan kantor dan terdiri atas puluhan ribu tabung vakum.

Komputer Generasi 1 - 5
Komputer Generasi 1 – 5
Komputer Generasi 1 - 4
Komputer Generasi 1 – 4
Komputer Generasi 1 - 3
Komputer Generasi 1 – 3
Komputer Generasi 1 - 2
Komputer Generasi 1 – 2
Komputer Generasi 1 - 1
Komputer Generasi 1 – 1

Program dibuat berdasarkan bahasa mesin dengan cara menghubungkannya sirkuit pada suatu papan tancap (plug board). Jadi belum ada yang namanya sistem operasi maupun bahasa pemrograman, apalagi bahasa rakitan (assembly). Setiap saat, komputer hanya dapat dialokasikan satu tugas (job) tertentu. Komputer dioperasikan oleh operator dan pemrograman harus melakukan reservasi terlebih dahulu untuk menggunakan komputer. Untuk menjalankan komputer, plug board dimasukkan ke dalam komputer dan hasil eksekusinya dapat diperoleh serta 1 atau 2 jam. Umumnya operasi yang dilakukan adalah operasi perhitungan matematika seperti fungsi sinus dan logaritma.

Pada awal tahun 1950-an, penggunaan plug board digantikan dengan kartu plong/berlubang (punch card) dan program ditulis dengan menggunakan lubang di kartu. Setiap baris pada kartu mewakili satu instruksi program dan ada tidaknya lubang pada suatu posisi dikartu mewakili suatu nilai biner (0 atau 1). Konsekuensinya, diperlukan alat pembaca (puch card reader) untuk menyalin kode instruksi dari puch card ke komputer.

Punch Card
Punch Card
Punch Card Reader
Punch Card Reader