Jumlah komoditi yang diminta (disebut sebagai dependent variable, variabel dipengaruhi, variabel tak bebas, variabel terikat, variabel tergantung, variabel respon) dikhayalkan menjadi fungsi dari dua independent variable(disebut juga variabel pengaruh, variabel bebas, variabel prediktor) yaitu harga komoditi yang bersangkutan dan pendapatan konsumen.

Pada umumnya kegiatan penelitian memang bertujuan mencari hubungan antara dua variabel atau lebih. Yang dimaksudkan variabel adalah konsep yang mempunyai variasi nilai. Variabel ini berhubungan dengan karakteristik atau atribut obyek penelitian yang akan dikumpulkan peneliti, diamati, diukur atau dihitung. Variabel tersebut misalnya harga komoditi, pendapatan petani, jumlah yang diminta, luas garapan, tinggi badan, berat badan, voloume penjualan, biaya produksi, curahan tenaga kerja, tingkat kecerdasan dan sebagainya.

Hubungan antara variabel dapat peneliti batasi hanya pada hubungan dua variabel(satu variabel yang dipengaruhi dan satu variabel yang mempengaruhi) dan dapat diperluas pada hubungan lebih dari dua variabel (satu variabel terikat dan lebih dari satu variabel pengaruh). Hubungan antara dua variabel disebut hubungan bivariat misalnya hubungan antara biaya promosi penjualan (variabel pengaruh) dengan tingkat volume penjualan (variabel dipengaruhi). Hubungan multivariat misalnya hubungan antara tingkat pemupukan, banyaknya jam kerja, dan luas lahan (variabel pengaruh) dengan hasil panen (variabel dipengaruhi)

Permasalahan hendaknya dirumuskan secara sederhana, positif dan deklaratif. Merumuskannya bisa secara deduktif yakni menarik kesimpulan logis yang berhubungan dengan suatu permasalahan dari peraturan-peraturan atau prinsip-prinsip umum (bertolak dari suatu kenyataan umum).

Dapat juga secara induktif yakti menarik kesimpulan dari hasil observasi atau eksperimen eksperimen (diperoleh dengan jalan mengumpulkan pengalaman-pengalaman) dan berikut adalah beberapa contoh pernyataan.

Pengetahuan ilmiah pada hakekatnya adalah inter relasi yang logis dari fakta-fakta. Penelitian atau riset, sebagai metode untuk memperoleh pengetahuan ilmiah, adalah suatu proses yang terdiri dari: eksperimentasi atau observasi untuk memperoleh fakta-fakta dan pemberian argumentasi atas postulat yang telah diterima, untuk menyatakan interelasi antar fakta serta hubungan antara fakta dengan body of knowledge. Jika suatu kegiatan hanya berupa pengumpulan fakta, menyalin fakta, atau sekedar memindahkan informasi saja, maka kegiatan tersebut bukan penelitian.

Penelitian atau riset, sebagai metode untuk memperoleh pengetahuan ilmiah, adalah suatu proses yang terdiri dari: eksperimentasi atau observasi untuk memperoleh fakta-fakta dan pemberian argumentasi atas postulat yang telah diterima

Sumber : Metodologi Penelitian Teknologi Informasi – Rudy Setiawan