Proses merupakan konsep inti dalam sistem operasi. Sistem operasi bertanggung jawab atas pengelolaan siklus hidup proses-proses yang berjalan diatasnya. Pengelolaan siklus hidup proses meliputi proses, penghentian proses, serta pengalihan eksekusi proses.

Penciptaan Proses

Terdapat sejumlah kondisi dan penyebab yang memicu penciptaan proses. Penciptaan proses dapat dipicu oleh permintaan penggunaan untuk menjalankan suatu aplikasi melalui aplikasi shell, baik yang berbasis atarmuka teks maupun grafis. Proses dapat juga diciptakan oleh suatu proses yang sedang berjalan, seperti aplikasi shell yang menciptakan proses aplikasi lain yang diminta pengguna. Selain itu, proses dapat pula diciptakan dalam suatu eksekusi batch seperti eksekusi shell script, misalnya eksekusi berkas autoexec.bat disistem operasi keluarga Windows ataupun eksekusi berkas script berekstensi *.bash di sistem operasi Linux.

Selama penciptaan, ada sejumlah tahap yang dilalui, yaitu :

  1. Sistem operasi akan membangkitkan suatu nomor identitas atau ID unik untuk proses yang diciptakan.
  2. Setelah itu sistem operasi akan membuat suatu rekaman data dengan nomor ID tersebut dan menyisipkan rekaman tersebut pada suatu struktur data di memori utama yang disebut dengan tabel proses (process table).
  3. Setelah itu, sistem operasi mengalokasi ruang memori utama untuk menyimpan image proses yang terdiri atas bagian kode program, stack, dan PCB (Process Control Block).
  4. Pada tahap berikutnya, sistem operasi akan melakukan inisialisasi PCB proses yang diikut dengan proses no 5 berikut.
  5. Penyisipan PCB proses ke antrian ready dan mengubah status proses menjadi ready.