Model Virtualisasi Berbasis XEN

Model Virtualisasi Berbasis XEN. Hypervisor lainnya yang cukup unik adalah Xen. Xen selama bertahun-tahun telah diintegrasikan dengan beebrapa distro Linux seperti Fedora, Ubuntu, dan OpenSUSE. Awalnya Xen mendukung hardware 32 bit. Kita dapat dengan mudah menginstal Xen menggunakan aplikasi yang dapat menginstal secara online (seperti yum, apt-get, zyper) dari repostitory di Internet. Namun saat ini cukup sulit untuk melakukan integrasi Linux dengan Xen manakala kita hanya menggunakan hardware 32 bit. Rata-rata server repository sekarang hanya menyediakan Xen versi 64bit. Bahkan ada yang sudah menghapus Xen dari server repository dan menggantikannya dengan KVM. Akibatnya kita harus melakukan kompilasi Xen secara manual yang seringkali gagal atau sangat sulit. Terlepas dari msalah tersebut, Xen sudah cukup sulit dibandingkan KVM. Xen menerapkan arsitektur yang cukup unik dan juga rumit. Berikut penjelasan singkat tentang Xen.

Xen terdiri atas empat buah komponen, yaitu :

  • Xen Hypervisor
  • Domain O (Dom O)
  • Domain Management dan Control (XEN DM&C)
  • Domain U (DOM U PV Guest dan DOM U HVM Guest)
Model Virtualisasi Berbasis XEN
Model Virtualisasi Berbasis XEN

Berikut ini penjelasan singkat masing-masing komponen :

A. Xen Hypervisor , Hypervisor merupakan pondasi atau abstraction layer terbawah dari Xen. Hypervisor bertanggung jawab mengatur penjadwalan CPU dan pembagian memori untuk semua VM. Hypervisor juga mengendalikan eksekusi masing-masing VM. Hypervisor tidak mengetahui apapun tentang networking, external storage device, video, atau I/O.

B. Domain O. Domain O sebenarnya adalah kernel Linux yang sudah dimodifikasi. Dom o merupakan sebuah VM khusus yang berjalan di atas hypervisor. Domain o harus ada sebelum VM lain dapat diaktifkan. Dom o memiliki hak istimewa untuk mengakses physical I/O resource. Dom o juga berinteraksi dengan VM (Domain U: PV dan HVM guest)

Domain o menyertakan dua buah driver untuk keperluan network dan disk yang digunakan oleh Domain U PV dan HVM guest. Driver tersebut adalah Network Backend Driver dan Block Backend Driver.

Network Backend Driver berkomunikasi langsung dengan perangkat physical network untuk memproses semua permintaan dari VM (yang berasal dari DOM U). Sedangkan Block Backend Driver berkomunikasi dengan semua physical disk storage untuk memproses baca/tulis data berdasarkan permintaan dari Dom U.

C. Domain U. Xen mendukung dua jenis guestyang disebut Dom U, yaitu Dom U PV (Paravirtuallization) dan Dom U HVM (Full Virtualization). Kedua jenis guest (PV dan HVM) dapat dijalankan pada saat jenis guest tersebut.

C.1. Xen Paravirtualization (PV atau Pure Virtualization). Paravirtualization merupakan sebuah teknik virtualisasi yang sangat efisien serta “ringan” (lightweight). Teknik paravirtualization mula-mula diperkenalkan oleh Xen, dan kemudian diadoplsi oleh vendor-vendor yang lain. Paravirtualization tidak memerlukan CPU yang mendukung teknologi virtualisasi. Namun, setiap guest membutuhkan kernel khusus agar dapat berjalan di atas Xen. Sehingga guest dapat berjalan dengan efisien tanpa perlu melakukan emulasi atau virtualisasi hardware. Kernel yang mendukung Xen PV antara lain : Linux, NetBSD, FreeBSD, OpenSolaris dan Novell Netware.

Domain O dan Driver
Domain O dan Driver

Linux tidak menyertakan dukungan sebuah PV guest sejak kernel versi 2.6.24. Sehingga Linux dapat digunakan secara otomatis sebagai PV guest tanpa harus dimodifikasi. Tampilan grafis (graphical console) dari PV guest dapat dimungkinkan berkat keberadaan guest PVFB (paravirtualization framebuffer) yang dapat ditampilkan menggunakan VNC client atau RedHat viet-viewer. Di dalam Dom o telah ada VNC server untuk masing-masing PVFB.

Domain U dan PV Driver
Domain U dan PV Driver