Sejumlah layanan yang diberikan oleh sistem operasi lewat system call pustaka API antara lain :

  1. Penciptaaan dan Penghentian Proses

Eksekusi suatu program diawali dengan penciptaan proses. Berkas kode instruksi program aplikasi umumnya disimpan pada media penyimpanan sekunder. Ketika suatu program akan dieksekusi, seluruh ataupun sebagaian kode instruksi program tersebut disalinkan ke memori, kemudian instruksi dieksekusi satu persatu oleh prosesor. Sistem operasi menyediakan antarmuka dan layanan untuk meng-eksekusi program yang diminta oleh pengguna maupun program aplikasi. Seluruh aktivitas penyalinan kode program ke memori utama, eksekusi kode serta pemberhentian eksekusi difasilitasi oleh sistem operasi. Pengguna hanya butuh menentukan lokasi file program yang akan dieksekusi.

Di UNIX ada system call bernama fork() dan execve() untuk menciptakan proses baru. Di Windows ada fungsi CreateProcess() untuk melakukan hal serupa. Untuk penghentian proses, digunakan system call exit() di UNIX, ataupun ExitProcess() di Windows. Selain itu masih banyak system call lain yang berkaitan dengan pengelolaan proses seperti waitpid(), atau WaitForSingleObject() untuk operasi sinkronisasi proses.

   2. Pengaksesan Terhadap Sistem Berkas

Data-data keluaran program aplikasi maupun kode-kode instruksi program disimpan sebagai berkas pada media penyimpanan sekunder seperti harddisk (umumnya magnetic disk), flash disk, CDROM ataupun floppy disk. Gambar dibawah ini menunjukkan hirarki penataan sistem berkas pada keluarga sistem operasi Windows.

Windows Explorer
Windows Explorer

Media penyimpanan seperti floppy disk dikelola sebagai suatu volume atau drive A. Sedangkan partisi-partisi dari harddisk dikelola sebagai drive C dan D dan F pada contoh diatas. Media optis seperti CDROM/DVDROM dikelola sebagai drive E. Pada setiap volume, berkas-berkas di-kelompokkan dalam direktori-direktori sehingga membentuk suatu hierarki berkas.

Gambar diatas menunjukkan contoh hierarki sistem berkas pada sistem operasi turunan UNIX, seluruh sistem berkas dari berbagai media (floppy, CDROM, disk) dikelola dalam satu hierarki tunggal dibawah direktory root (/). Sistem berkas dari suatu media misalnya floppy disk ataupun CDROM, dapat dipasang atau dilepas dari hierarki dengan system call mount() ataupun umount(). Pada contoh gambar , diiulustrasikan penggabungan sistem berkas floppy disk dengan mengasosiasikan ke direktori mnt pada hierarki. Hal ini dapat dilakukan dengan perintah mount (‘/dev/fd0′,’/mnt’,0). Semua media penyimpanan diperlukan sebagai subdirektori pada hierarki tunggal sistem berkas UNIX.

Struktur Direktori Linux
Struktur Direktori Linux

System Call memberikan pula layanan seperti membuka atau menutup berkas, mengubah nama, seperti menghapus berkas. Selain itu system call memberikan layanan pengelolaan direktori seperti membuat, menghapus dan mengubah nama direktori.

Untuk operasi I/O seperti pencetakan ke printer ataupun pembacaan dari scanner, UNIX memperlakukan peranti I/O sebagai suatu berkas, sedangkan pada sistem operasi Windows memperlakukan masing-masing peranti sebagai objek khusus. Misalkan pada UNIX, pencetakan data ke printer dapat dilakukan dengan perintah untuk menulis ke berkas printer yang berada dilokasi ‘/dev/lp’. Abstaraksi semacam ini menghindarkan program dari kompleksitas beragam peranti I/O yang berhubungan ke komputer.

3. Layanan Lainnya

Layanan lain yang disediakan oleh sistem operasi lewat system call antara lain membaca waktu, mengirimkan sinyal ke sistem, mengubah direktori aktif. Pada sistem operasi Windows terdapat pula banyak system call untuk menciptakan elemen antarmuka grafis seperti Windows , warna, garis dan sebagainya.