Walaupun network yang kita bangun sangat sederhana dan cukup menggunakan routing dinamis, namun kita bisa mencoba mengganti konfigurasi routing statis menjadi dinamis.

Dari segi topologi tidak ada yang perlu kita ubah. Artinya Ip address dan susunan perangkat masing sama. Yang perlu diubah hanyalah konfigurasi routing kedua router. Katakanlah sebagai konfigurasi Skenario-2. Tahapannya sebagai berikut:

Subnet1

Mula-mula non-aktifkan routing Rjupiter

Rjupiter>enable
Rjupiter#configur terminal
Rjupiter(config)#no ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 172.16.1.200
Rjupiter(config)end

Subnet2

Selanjutnya menghapus routing menuju 192.168.1.0 dari Rleo.

Rleo>enable
Rleo#configur terminal
Rleo(config)#no ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.16.1.200
Rleo(config)end

Kemudian mengaktifkan routing dinamis. Ada beberapa pilihan protokol yang dapat digunakan, misalnkan RIP.

Subnet1

Rjupiter#configure terminal
Rjupiter(config)#router rip
Rjupiter(config-router)#network 192.168.1.0
Rjupiter(config-router)#network 172.16.0.0
Rjupiter(config-router)#network 10.0.0.0
Rjupiter(config-router)#end

Tambahkan saja semua daftar network “terdekat”, yaitu yang ada di sekitar Rjupiter.

Rjupiter#show ip protocol

Subnet2

Rleo#configure terminal
Rleo(config)#router rip
Rleo(config-router)#network 10.0.0.0
Rleo(config-router)#network 172.16.0.0
Rleo(config-router)#network 192.168.1.0
Rleo(config-router#end

Tambahkan saja semua daftar network router “terdekat”, yaitu yang ada di sekitar Rleo.

Rleo#show ip protocol

Silahkan saling ping atar komputer, apakah berhasil?

Menyimpan konfigurasi

#show running-config
#copy running-config startup-config