Job-job yang dieksekusi oleh prosesor secara teknis disebut dengan proses. Tugas dari manajemen proses adalah membuat proses-proses yang berjalan tidak saling mengganggu bahkan dapat saling bekerja sama. Proses adalah program yang sedang di eksekusi, yang berarti bahwa program tersebut sedang dijadwalkan untuk menggunakan prosesor. Suatu proses atau program yang sedang dieksekusi akan membutuhkan sumber daya yang lain seperti memori, berkas dan peranti lainnya untuk menyelesaikan tugasnya.

Tugas-tugas komponen manajemen proses antara lain: membuaat dan menghentikan proses, menunda kembali proses, serta menyediakan mekanisme penjadwalan, komunikasi, sinkronisasi, dan penanganan deadlock bagi proses-proses yang berjalan secara bersamaan.

MANAJEMEN MEMORI

Tugas utama komponen manajemen memori adalah mengatur pemakaian ruang memori utama yang terbatas agar dapat digunakan secara bersamaan oleh sebanyak mungkin proses tanpa saling mengganggu satu sama lain. Memori utama adalah tempat penyimpanan yang bersifat volatile dan memiliki struktur sebagai senarai byte atau word. Memori utama dapat diakses (tulis/baca) oleh prosesor maupun peranti I/O.

Tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab manajemen memori antara lain mengelola memori kosong, mengalokasikan dan membebaskan ruang memori kepada proses sesuai kebutuhan, melakukan proteksi dan bagi pakai memori utama.

MANAJEMEN DEVICE

Tugas utama komponen manajemen device adalah mengelola beragam device ataupun peranti I/O yang berbeda karakteristik dapat digunakan dengan baik oleh proses-proses. Menggunakan device driver dari masing-masing peranti, manajemen device menyediakan pengaksesan yang lebih mudah dan sederhana ke berbagai peranti I/O.

Tugas-tugas yang dilakukan oleh manajemen device antara lain : penjadwalan peranti I/O, buffering, caching, spooling, reservasi device serta penanganan kesalahan pengaksesan peranti I/O. 

MANAJEMEN BERKAS

Komponen manajemen berkas terkait erat dengan pengelolaan berkas pada media penyimpanan sekunder. Berkas adalah sekumpulan informasi yang saling berkaitan dan disimpan sebagai suatu entitas tunggal pada media penyimpanan sekunder.

Suatu media penyimpanan digunakan untuk menyimpan banyak berkas. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem pengarsipan. Sistem pengarsipan yang digunakan pada suatu sistem operasi disebut dengan sistem berkas FAT16 pada MSDOS, FAT32 dan NTFS pada Windows NT serta Ext2, Ext3 pada Linux. Pada kebanyakan sistem berkas, sekumpulan berkas dikelompokkan dalam suatu direktori atau folder secara interatif sehingga membentuk hierarki pengarsipan. Direktori dapat dilihat sebagai berkas khusus yang meyimpan rekaman atribut berkas-berkas yang secara logika berada didalamnya.

Tugas-tugas yang dilakukan oleh manajemen berkas antara lain mendukung pembuatan dan operasi pada berkas dan direktori, melakukan alokasi ruang  disk ke berkas, mengelola ruang kosong disk, mengelola isi direktori, melakukan proteksi dan berbagi pakai berkas, melakukan pemulihan (recovery) terhadap berkas.