Struktur jaringan berikutnya yang akan dibahas pada bagian ini adalah struktur jaringan yang mempunyai dua router. Sebut saja router-router tersebut sebagai router pertama dan router kedua. Router-router ini digunakan untuk melayani alamat jaringan yang berbeda dan terpisah secara fisik.

Jaringan Komputer Dua Router

Router pertama digunakan untuk melayani dua alamat jaringan yaitu jaringan 192.168.100.0/24 dan jaringan 192.168.200.0/24. Jaringan 192.168.100.0/24 mempunyai alamat IP gateway pada 192.168.100.254 yang merupakan kartu jaringan eth1 pada router pertama, sedangkan jaringan 192.168.200.0/24 mempunyai alamat IP gateway pada 192.168.200.254 yang merupakan kartu jaringan eth2 pada router pertama. Router pertama terhubung pada suatu gateway dengan alamat IP 192.168.50.254 melalui kartu jaringan eth0 yang punya alamat Ip 192.168.50.1.

Router kedua juga digunakan untuk melayani dua alamat jaringan yaitu jaringan 192.168.80.0/24 dan jaringan 192.168.90.0/24. Jaringan 192.168.80.0/24 mempunyai alamat IP gateway pada 192.168.80.254 yang merupakan kartu jaringan eth1 pada router kedua, sedangkan jaringan 192.168.90.0/24 mempunyai alamat IP gateway pada 192.168.90.254 yang merupakan kartu jaringan eth2 pada router kedua. Router kedua terhubung pada suatu gateway dengan alamat IP 192.168.50.254 melalui kartu jaringan eth0 yang punya alamat IP 192.168.50.2.

Perlu diperhatikan disini , bahwa router pertama dapat dianggap sebagai gateway dari jaringan yang berada dibawah router kedua. Demikian juga sebagai, router kedua merupakan gateway dari jaringan yang berada di bawah router pertama. Jaringan 192.168.100.0/24 jaringan 192.168.200.0/24 harus melewati router kedua, jika ingin berhubungan dengan jaringan 192.168.80.0/24 dan jaringan 192.168.90.0/24. Begitu juga sebaliknya. Dengan demikian untuk router pertama perlu diatur router seperti yang terlihat pada tabel routing berikut.

Tabel Routing Pada Router Pertama

IP Router

Jaringan

Gateway

 

192.168.50.1

192.168.100.0/24

192.168.100.254

192.168.200.0/24

192.168.200.254

192.168.80.0/24

192.168.50.2

192.168.90.0/24

192.168.50.2

Pada router pertama perlu diatur konfigurasi berikut ini

# ifconfig eth0 192.168.50.1 netmask 255.255.255.0

# ifconfig eth1 192.168.100.254 netmask 255.255.255.0

# ifconfig eth2 192.168.200.254 netmask 255.255.255.0

Menentukan alamat IP untuk default gateway

# route add default gw 192.168.50.254

Membentuk tabel routing

# route add -net 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.100.254

# route add -net 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.200.254

# route add -net 192.168.80.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.50.2

# route add -net 192.168.90.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.50.2

Tabel routing yang terbentuk dapat dilihat dengan perintah berikut

# route -n

Tabel Routing

Selanjutnya pada router pertama harus diberi kemampuan forward alamat Ip dengan perintah berikut ini :

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Pada router kedua perlu diatur route seperti yang terlihat pada tabel routing berikut :

Tabel Routing Pada Router Kedua

IP Router

Jaringan

Gateway

 

192.168.50.2

192.168.80.0/24

192.168.80.254

192.168.90.0/24

192.168.90.254

192.168.100.0/24

192.168.50.1

192.168.200.0/24

192.168.50.1

Pada router kedua perlu diatur konfigurasi berikut ini

# ifconfig eth0 192.168.50.2 netmask 255.255.255.0

# ifconfig eth1 192.168.80.254 netmask 255.255.255.0

# ifconfig eth2 192.168.90.254 netmask 255.255.255.0

Menentukan alamat IP untuk default gateway

# route add default gw 192.168.50.254

Membentuk tabel routing

# route add -net 192.168.80.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.80.254

# route add -net 192.168.90.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.90.254

# route add -net 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.50.1

# route add -net 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 gw 192.168.50.1

Tabel routing yang terbentuk dapat dilihat dengan perintah sebagai berikut

# route -n

Tabel Routing Pada Router Ke 2

Pada router ke dua juga harus diberikan ipforward :

# echo 1 >/proc/sys/net/ipv4/ip_forward