Community Cloud

Community Cloud merupakan model deployment pada Cloud Computing yang dibangun oleh satu atau beberapa buah komunitas. Komunitas yang tergabung biasanya memiliki tujuan, visi dan misi yang sama. Misalkan saja dalam contoh ini komunitas sistem operasi Linux dan aplikasi – aplikasi open source dari berbagai kota atau daerah di Indonesia. Komunitas dalam hal ini juga mencakup instansi, organisasi, lembaga, maupun suatu kelompok tertentu. Sehingga dapat juga Community Cloud diimplementasikan untuk kegiatan khusus diperintahan dan lembaga terkait. Misalkan saja apabila akan diimplementasikan Community Cloud untuk Pemerintah Darah Jawa barat, Community Cloud untuk Kepolisian Republik Indonesia, dan lain-lain yang tentunya akan memberikan dampak positif terhadap lembaga atau instansi bersangkutan.

Community Cloud dapat dikaitkan mirip dengan Private Cloud, dimana penggunaanya terbatas untuk komunitas bersangkutan saja. Namun dalam penerapannya, penyediaan layanan Community Cloud tidak selalu didalam ranah private (intranet) tapi juga di ranah publik (internet), bahkan memberikan akses kepada publik/masyarakat/orang lain selain komunitas bersangkutan.

Model Deployment Community ini dibangun dengan beberapa buah tujuan. Adapun tujuan – tujuan tersebut sebagai berikut :

  1. Untuk memudahkan komunitas didalam berbagai data antar anggota.

  2. Menyatukan komunitas yang memiliki tujuan, visi, misi yang sama kedalam bentuk layanan Cloud Computing.

  3. Sebagai upaya dari komunitasi untuk bersama-sama menyediakan layanan Cloud baik untuk komunitas itu sendiri maupun publik diluar komunitas (masyarakat umum).

Karena Community Cloud dibangun oleh komunitas atau beberapa komunitas yang terbangun didalamnya, makaperlu adanya aturan dan kesepakatan yang mengatur tata kelola didalamnya. Aturan dan kesepakatan ini umumnya disebut sebagai SLA (Service Level Agreement). Setiap anggota dan komunitas yang ada didalamnya wajib mengikuti dan mematuhi SLA ini.

Untuk diketahui, SLA merupakan bentuk kesepakatan antara penyedia layanan (provider) dan pengguna layanan (konsumen/user) terkait dengan mutu dan kualitas layanan yang disajikan. Hal ini berkaitan erat dengan SLM (Service Level Management) pada suatu organisasi/perusahaan penyedia layanan. Mengingat Cloud Computing merupakan salah satu bentuk teknologi dan layanan, maka pada penyedia layanan Cloud juga perlu adanya SLA. SLA sudah disinggung juga dibagian awal materi tentang Cloud Computing ini.

Kembali ke Community Cloud, terdapat sejumlah kelebihan yang ditawarkan oleh Community Cloud kepada penggunaanya. Antar lain sebagai berikut :

  1. Karena dibangun secara bersama-sama oleh komunitas (dari, oleh dan untuk komunitas), maka layanan Cloud dapat dinikmati dengan lebih baik sesuai kebutuhan komunitas bersangkutan.

  2. Apabila layanan Cloud Computing pada Community Cloud dibuka juga untuk publik selain komunitas, maka akan memberikan kontribusi berupa manfaat layanan Cloud kepada masyarakat.

  3. Pekerjaan yang dilakukan secara besama-sama layanan pada Cloud Computing akan dapat dikerjakan dengan lebih cepat, lebih baik dan terorganisasi dengan baik melalui kekuatan komunitas.

Community Cloud juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu Anda perhatikan. Kekurangan – kekurangan terseut antara lain sebagai berikut :

1. Sesuai namanya, karena dibangun oleh komunitas, maka Community Cloud sangat bergantung kepada kelansungan komunitas tersebut. Apabila didalam komunitas terjadi perpecahan atau kelangsungan hidup besar layanan dari Community Cloud juga akan ikut terganggu maupun berhenti. Sehingga Anda perlu memikirkan ulang juga menggunakan layanan Community Cloud untuk penunjang bisnis Anda.

2. Selain kelangsungan komunitas, ketaatan terhadap SLA yang ditetapkan juga turut mempengaruhi kelangsungan layanan Cloud yang disediakan oleh Community Cloud. Untuk itu, perhatikan dan pahami dengan baik SLA yang disajikan.

3. Apabila Community Cloud digunakan untuk produktifitas (misalkan usaha/bisnis) dan kemudian layanan berhenti karena masalah internal komunitas (perpecahan, kendala biaya, ketidaktaatan SLA, dan lain-lain), maka akan menimbulkan kerugian terhadap bisnis yang dijalankan memanfaatkan layanan Community Cloud ini.

Layanan Community banyak tersedia di internet. Adapun beberapa contoh layanan Community Cloud yang tersedia antara lain sebagai berikut :

1. Open Cirrus (http://opencirrus.intel-reseach.net/)
2. ATI Cloud (https://www.sita.aero/products-solutions/solutions/ati-cloud)
3. SITA community cloud (http://sita.aero/content/flying-cloud)
4.G-Cloud di UK (http://gloud.civilservice.gov.uk)

Cloud Community
Cloud Community