Setiap perguruan tinggi mempunyai bermacam-macam penelitian yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi tersebut dengan jenis sebagai berikut:

Term Paper (Report of Reading):

Merupakan naskah semester dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Ditulis untuk memenuhi sebagaian syarat satu mata kuliah tertentu
  2. Melaporkan apa yang sudah diketahui, tidak diminta untuk penemuan pengetahuan yang belum tersedia.
  3. Selesai dalam waktu yang sangat terbatas.
  4. Tidak boleh hanya merupakan sunting saja
  5. Ditulis dengan maksud:
  6. Memperdalam mata kuliah yang bersangkutan
  7. Memperluas cakrawala pandangan tentang matakuliah tertentu
  8. Memberi kesempatan pada dosen untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mengumpulkan, mengatur dan melaporkan bahan studi dalam tata susunan yang logis.
  9. Bisa merupakan dasar penilaian dari odsen terhadap mata kuliah tersebut.

Field Study

Field Study berbeda dengan Term Paper dalam tiga hal yaitu:

  • F.S. ditulis bukan untuk satu mata kuliah,
  • F.S. mempunyai jangkauan lebih luas, tentang beberapa aspek spesialisasi meliputi beberapa mata kuliah, tulisan macam ini misalnya pelaksanaan pembuatan laporan Kuliah Kerja Praktek.
  • F.S. tidak dilaksanakan di perpustakaan atau laboratorium
  • F.S. Ditulis dalam bentuk laporan Akademik.

Thesis / Skripsi

Lebih dari F.S harus dilaksanakan secara tertib dan cermat dalam segi metologik. Thesis ada sumbangan material, temuan-temuan baru dalam segi tata cara kerja, dalil-dalil, tata hukum dan sebagainya. Kalau Term Paper dan Field Study hanya dibaca oleh kalangan tertentu atau hanya beberapa orang saja, maka thesis akan dibaca banyak orang, karena di taruh di perpustakaan yang biasanya dipakai bahan bacaan atau bahan referensi oleh para mahasiswa dalam menulis tugas akhir. Untuk sebagai catatan dalam beberapa perguruan tinggi tertentu tugas akhir untuk S1 sering disebut skripsi sedang tugas akhir atau karya ilmiah seorang S2 disebut Thesis.

Disertasi

Karya ilmiah ini ditulis biasanya untuk meraih gelar doktor atau PhD. Harus lebih luas, lebih mendalam dan terperas dibandingkan dengan thesis. Konklusinya harus lebih luas dalam generalisasinya. Penyusunnya disebut promovendus, dia harus mampu bekerja sendiri sepenuhnya.

Sumber : Metodologi Penelitian Teknologi Informasi – Rudy Setiawan